| 0 comments ]

Di tengah carut marutnya perkembangan dunia saat ini mungkin akan sulit ditemukan orang yang benar- benar bahagia. Si kaya sibuk ngurusin hartanya si miskin pusing mikirin makan. Hampir semua sisi kehidupan manusia sekarang memicu stress.
Baru- baru ini seorang peneliti menemukan otak manusia paling langka yang dipenuhi gelombang gamma, yakni gelombang yang diduga sebagai penentu kebahagiaan seseorang. Gelombang gamma sangat jarang ditemukan pada manusia. Otak tersebut dimiliki oleh seorang biksu berkebangsaan Perancis bernama Matthieu Ricard. Biksu yang kini dijuluki sebagai manusia paling bahagia di dunia ini tinggal di daratan Himalaya.


Menurut Ricard, kunci kebahagiaan terletak pada kekuatan mental. Sebagai penganut ajaran dan teori agama Budha, ia percaya bahwa kebahagiaan akan diperoleh jika fokus pada kekuatan diri sendiri. Teknik meditasi dan sikap mementingkan kepentingan orang lain adalah kuncinya.
Ricard juga menyebutkan tujuh aspek yang mempengaruhi kebahagiaan dalam hidup seseorang, diantaranya keluarga, pekerjaan, kesehatan dan sikap mental. Semua aspek itu tergabung dan terperangkap dalam pikiran. Untuk itu, apapun yang terjadi dalam hidup, semuanya harus dikembalikan pada pikiran yang tenang.

"Jika seseorang bisa menenangkan pikiran, masalah apapun yang ada dalam hidup akan terasa baik-baik saja," kata Ricard. Ricard sendiri sengaja untuk tidak menikah, tidak mempunyai anak atau berkarir demi mencapai ketenangan hidupnya.

Teori memfokuskan dan menenangkan pikiran yang diterapkan Ricard ternyata diakui oleh para pakar otak. Berdasarkan hasil scan otak yang dilakukan peneliti dari University of Wisconsin terhadap Ricard, diketahui bahwa bagian abu-abu pada otaknya menghasilkan gelombang gamma.

Gelombang gamma adalah gelombang yang menentukan tingkat kesadaran, ingatan, pembelajaran dan lainnya. Dalam sejarah dan literatur neuroscience, gelombang gamma belum pernah ditemukan sebelumnya pada otak manusia. Gelombang gamma inilah yang mempengaruhi tingkat ketenangan dan kebahagiaan seseorang.

Selain otak Ricard, peneliti juga memeriksa faktor lainnya seperti gerakan otot muka, kemampuan mempertahankan ketenangan dan sebagainya. Semua faktor itu jika digabungkan akan menghasilkan kesehatan otak yang optimal.
Sebagai seorang biksu, tentu saja Ricard yang menganut ajaran Budha tapi bukan berarti hanya dengan menganut suatu agama terus hidup kita jadi bahagia karena pada dasarnya semua agama jika diamalkan dengan sungguh- sungguh akan mendatangkan kebahagiaan hidup baik di dunia atau di alam kekal nanti. Dan Ricard sendiri tidak pernah memaksakan orang lain untuk mengikuti ajarannya. Tapi setidaknya ada beberapa teknik yang dapat kita contek dari Ricard diantaranya yaitu meditasi, mendahulukan kepentingan orang lain dan melatih pikiran bawah sadar.
Hasil penelitian ini tentunya tidak mutlak karena mungkin saja ada banyak manusia bahagia lain yang tidak diteliti. Tapi setidaknya hal ini mungkin akan menyadarkan banyak orang bahwa diatas semua cita- cita dan harta dunia yang selalu kita kejar, kebahagiaanlah yang paling utama.

Sumber: detikHealth.com

Baca Juga Artikel yang Berkaitan!!!



0 comments

Post a Comment

Dapatkan Traffic dan Back Link dengan Memberikan Komentar Anda...